BALIKPAPAN – Stadion Batakan bakal jadi saksi laga penentuan nasib Persiba Balikpapan. Menjamu Deltras FC, Sabtu (31/1/2026), tim Beruang Madu wajib menang jika tak ingin terus dibayangi ancaman play-off degradasi di akhir putaran kedua Championship.
Ini bukan sekadar pertandingan penutup putaran kedua. Ini laga yang menentukan apakah Persiba bisa bernafas lega atau justru makin terjepit di papan bawah.
Saat ini Persiba berada di peringkat 8 klasemen sementara Grup 2 dengan 14 poin. Kemenangan akan membawa Lorensius Amanat Sabda dan kawan-kawan naik ke posisi 7, menggusur Persiku Kudus yang baru saja tumbang dari Persipura Jayapura.
Namun jika terpeleset, tekanan akan semakin berat. PSIS Semarang di peringkat 9 dengan 11 poin terus mengintai, sementara Persipal sudah berada di zona degradasi.
Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, tak menutupi besarnya tekanan laga ini. Ia menegaskan seluruh tim sepakat memberikan segalanya di laga kandang terakhir.
“Persiapan kita untuk pertandingan besok melawan Deltras sangat baik. Semua pemain, pelatih, dan staf sepakat memberikan yang maksimal dan berusaha memenangkan pertandingan,” ujar Leonard, Jumat (30/1/2026).
Menghadapi Deltras FC yang dikenal agresif, Leonard menyiapkan pendekatan taktik khusus untuk meredam permainan cepat tim berjuluk The Lobster tersebut.
Bagi suporter, Stadion Batakan bukan sekadar venue. Ini benteng terakhir Persiba untuk mengamankan posisi sebelum kompetisi memasuki fase krusial.
Catatan kandang Persiba menjadi modal penting. Pada pertemuan putaran pertama, Persiba mampu menahan imbang Deltras 1-1 di kandang lawan. Kini, bermain di depan publik sendiri, targetnya jelas: tiga poin.












