LAMONGAN – PS Barito Putera tidak sekadar mengincar tiga poin saat bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Minggu (11/1), dalam lanjutan Championship 2025/26.
Tim berjuluk Laskar Antasari itu juga bertekad menampilkan permainan atraktif demi memuaskan para pendukung setianya.
Pelatih Barito Putera Stefano Cugurra menegaskan bahwa performa tim menjadi prioritas, seiring konsistensi yang terus dijaga hingga memasuki pekan ke-15 kompetisi.
Usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persiku Kudus di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (5/1), skuat Barito Putera langsung kembali menjalani program latihan intensif. Fokus utama diarahkan pada pemulihan kondisi fisik serta pendalaman taktik jelang menghadapi Persela.
“Setelah pertandingan kandang terakhir, kami langsung latihan. Awalnya pemulihan, kemudian kami lebih fokus ke taktikal agar bisa bermain bagus melawan Persela,” ujar Teco, Sabtu (10/1), dikutip dari ileague.
Pelatih yang akrab disapa Teco itu juga mengungkapkan keputusan strategis timnya untuk tidak menggelar latihan resmi di Stadion Surajaya. Barito Putera memilih Surabaya sebagai lokasi latihan terakhir demi menjaga kebugaran pemain.
“Kami pilih simpan tenaga untuk pertandingan dengan latihan di Surabaya, dekat dengan tempat menginap,” jelasnya.
Langkah tersebut menegaskan keseriusan Barito Putera menjaga kondisi ideal jelang laga tandang krusial. Saat ini, Barito Putera masih kokoh di puncak klasemen Grup 2 Pegadaian Championship dengan koleksi 34 poin dari 14 pertandingan.
Sementara itu, Persela Lamongan berada di posisi kelima dengan selisih 10 poin. Kendati demikian, Barito Putera tetap mewaspadai perlawanan Laskar Joko Tingkir yang akan tampil di hadapan publik sendiri.









