BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyambut positif rencana pembukaan sejumlah rute penerbangan baru oleh Lion Air Group, yang dinilai akan memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) saat menerima audiensi Kepala Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Ferdinan Nurdin, didampingi Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, Muhammad Arif Johnson, serta Station Manager Lion Group SAMS Sepinggan, di Harum Resort Balikpapan, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Gubernur Harum, kehadiran rute baru Lion Air Group di Kaltim akan membuka akses antarwilayah yang selama ini terbatas, khususnya ke daerah-daerah dengan potensi wisata unggulan.
“Konektivitas adalah program prioritas pembangunan Kalimantan Timur. Dengan rute penerbangan baru, pariwisata akan tumbuh dan ekonomi daerah ikut bergerak,” tegas Harum.
Akses Darat dan Udara Dibangun Bersamaan
Gubernur Harum menjelaskan, Pemprov Kaltim saat ini juga tengah membuka akses jalan pesisir yang menghubungkan Samarinda–Kutai Kartanegara (Anggana, Muara Badak, Marangkayu)–Bontang–Kutai Timur hingga Biduk-Biduk, Berau.
Apabila Jembatan Sungai Nibung telah dapat dilalui, maka akses menuju destinasi wisata bahari Biduk-Biduk akan semakin terbuka. Hal ini tidak hanya memudahkan wisatawan, tetapi juga memperlancar distribusi logistik masyarakat.
Penjelasan tersebut disampaikan Gubernur Harum didampingi Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda dan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Yusliando.
Rute Berau–Maratua dan Dorongan Wisata Bahari
Dengan dukungan rute penerbangan Tanjung Redeb (Berau)–Maratua yang dijadwalkan mulai beroperasi 16 Januari 2026, Gubernur optimistis kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke destinasi wisata bahari unggulan Berau dan Kaltim akan meningkat signifikan.
“Bagus sekali jika pesawat bisa mendarat langsung di Maratua. Pariwisata akan semakin hidup dan perekonomian masyarakat Maratua serta sekitarnya akan tumbuh,” ujar Harum.
Gubernur juga menyarankan Lion Air Group agar mempertimbangkan pembukaan rute Balikpapan–Maratua khusus akhir pekan, guna meningkatkan arus wisatawan ke pulau eksotis tersebut.
Rute Internasional Samarinda–Kuala Lumpur
Selain rute domestik, Lion Air Group juga berencana membuka rute penerbangan internasional langsung (direct) Samarinda–Kuala Lumpur yang ditargetkan mulai beroperasi pada Februari 2026.
Pembukaan rute internasional ini dinilai akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai gerbang ekonomi dan pariwisata kawasan timur Indonesia. / pemprov







