BALIKPAPAN – Kabar mengejutkan datang dari Persiba Balikpapan. Tim kebanggaan masyarakat Kota Balikpapan itu resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Muhammad Nasuha di tengah perjuangan berat pada Championship 2025/2026.
Kepastian perpisahan tersebut diumumkan manajemen Persiba melalui akun resmi Instagram klub, Selasa (13/1/2026).
“Terima kasih, Coach Mohammad Nasuha,” tulis manajemen Persiba Balikpapan dalam pernyataan singkatnya.
Bersama Nasuha, Tim Selicin Minyak menjalani musim yang sulit. Dari 15 pertandingan, Persiba hanya mampu meraih 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan harus menelan 10 kekalahan. Hasil tersebut membuat Persiba terjerembap di papan bawah klasemen.
Meski demikian, manajemen tetap memberikan apresiasi atas kontribusi mantan bek kiri Timnas Indonesia tersebut.
“Apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan kontribusi Coach Mohammad Nasuha selama bersama Persiba Balikpapan,” tulis manajemen.
Nama Nasuha sendiri tidak bisa dilepaskan dari salah satu pencapaian penting klub. Ia tercatat sukses membawa Persiba Balikpapan promosi dari Liga Nusantara ke Championship pada musim lalu.
“Keberhasilan membawa Persiba Balikpapan kembali promosi ke Championship menjadi catatan penting dalam sejarah klub,” lanjut pernyataan tersebut.
Saat ini, kondisi Persiba Balikpapan masih jauh dari kata aman. Klub berada di peringkat ke-7 klasemen sementara dengan koleksi 11 poin, hanya terpaut tiga poin dari zona play-off degradasi.
Situasi sulit Persiba juga dipengaruhi oleh persoalan nonteknis. Sejak awal musim, manajemen mengakui mengalami keterbatasan dana akibat minimnya sponsorship. Kondisi tersebut membuat Nasuha kesulitan membangun tim yang kompetitif dan merekrut pemain dengan kualitas yang dibutuhkan.
Bahkan memasuki putaran kedua kompetisi, ketika banyak klub melakukan perombakan besar-besaran skuat, Persiba Balikpapan baru mampu mengumumkan satu pemain anyar sebagai tambahan kekuatan.
Keputusan berpisah dengan Muhammad Nasuha pun menjadi sinyal bahwa Persiba Balikpapan tengah bersiap melakukan langkah darurat demi menyelamatkan musim dan menjauh dari ancaman degradasi.












