BALIKPAPAN – Sejumlah rute penerbangan baru di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah dipastikan akan hadir pada tahun 2026.
Pembukaan rute baru ini merupakan hasil pertemuan antara Kepala Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, dengan manajemen Lion Air Group.
Pertemuan tersebut berlangsung secara informal di kediaman Ferdinan Nurdin saat malam Tahun Baru, dan membahas pengembangan konektivitas udara di wilayah Kalimantan.
“Kemarin malam tahun baru, manajemen Lion Group pusat datang ke rumah kami. Dari obrolan itu, ternyata di wilayah kami akan ada beberapa rute penerbangan baru,” ujar Ferdinan saat penutupan Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Senin (5/1/2026).
Salah satu rute yang paling dekat direalisasikan adalah Bandara Kalimarau Berau – Bandara Maratua, yang menjadi bagian dari kawasan wisata Kepulauan Derawan.
“Kami sampaikan bahwa pada 16 Januari 2026, penerbangan perdana rute Berau–Maratua pulang pergi (PP) akan resmi diluncurkan,” jelasnya.
Rute tersebut rencananya akan dilayani oleh Wings Air menggunakan pesawat ATR 72 dengan kapasitas 72 penumpang.
Tambahan Frekuensi dan Rute Baru Lainnya
Selain itu, Ferdinan mengungkapkan adanya rencana penambahan frekuensi penerbangan pada rute Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan – Bandara Kalimarau Berau. Saat ini rute tersebut dilayani Super Air Jet sebanyak dua kali dalam sepekan dan direncanakan meningkat menjadi tiga kali penerbangan per minggu.
“Super Air Jet sepertinya akan menambah rute Berau–Balikpapan dari yang sekarang dua kali menjadi tiga kali,” ujarnya.
Rute lainnya yang juga akan dibuka dan dilayani oleh Wings Air meliputi:
- Bandara Kalimarau Berau – Bandara Juwata Tarakan
- Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan – Bandara Tanjung Harapan, Bulungan (Tanjung Selor)
“Jadi ada Balikpapan–Tanjung Selor, Berau–Maratua, Berau–Tarakan, dan kemungkinan beberapa bandara lain seperti Sampit dan Pangkalan Bun yang masih terus kami jajaki,” tambah Ferdinan.
Dorong Kebangkitan Transportasi Udara Kalimantan
Dengan dibukanya sejumlah rute baru tersebut, Otban Wilayah VII berharap mobilitas masyarakat di Kalimantan kembali meningkat, seperti sebelum pandemi pada 2019.
“Kami terus memantau dan mengoordinasikan peran Otban untuk memfasilitasi agar pergerakan moda transportasi udara lebih hidup lagi, seperti tahun 2019,” tutupnya.
Pembukaan rute-rute baru ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pariwisata, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan, khususnya menuju kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).







