BALIKPAPAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Simpang Strat 1, tepatnya di depan Toko DIY, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, Kamis (24/9/2026). Sebuah truk diduga mengalami gangguan pengereman saat melintasi jalan menurun hingga sopir kehilangan kendali.
Sopir truk, Slamet (53), mengatakan kendaraan yang dikemudikannya sebelumnya telah melaju dengan kecepatan sekitar 25-28 kilometer per jam dari arah Samarinda. Saat memasuki jalan menurun, ia mengaku telah mengurangi kecepatan dan berusaha mengerem kendaraan.
Namun, rem disebut tidak memberikan respons sebagaimana mestinya. “Turunan ini pelan, Pak. Saya rem. Remnya sudah saya tarik, tetapi terasa sedikit. Sampai akhirnya remnya mentok,” ujar Slamet.
Kondisi semakin sulit dikendalikan ketika kendaraan memasuki bagian jalan yang mengharuskan pengemudi berbelok ke kanan. Slamet mengatakan truk tidak lagi dapat diarahkan dengan baik, baik ke kanan maupun kiri, hingga akhirnya kehilangan kendali.
Menurut Slamet, gangguan tersebut terjadi setelah mesin kendaraan mati. Ia juga memastikan dirinya dalam kondisi sadar dan tidak mengantuk saat mengemudi. “Tidak mengantuk, Pak. Karena mesin mati,” katanya.
Slamet mengaku masih berupaya mengendalikan kendaraan ketika mengetahui rem tidak bekerja optimal. Namun, tarikan rem yang dilakukan tidak mampu menghentikan laju truk. “Remnya sampai putus. Saya tarik, tetapi ini seperti begini,” ujarnya.
Kecelakaan tersebut menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Slamet mengaku turut membantu membawa korban ke rumah sakit setelah kejadian.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk kondisi kendaraan dan sistem pengereman. Dugaan rem blong masih berdasarkan keterangan sopir.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian bagi pengguna kendaraan, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi teknis kendaraan sebelum melintas di jalur menurun. Pemeriksaan sistem pengereman dinilai penting untuk mencegah risiko kecelakaan akibat kendaraan kehilangan kendali.(*)
Penulis : Niken Sulastri



